Kamis, 25 September 2014


sumber gambar :
http://rinaldimunir.files.wordpress.com/


Menilai anak didik dari satu jenis kecerdasan saja tidaklah adil. Kecerdasan itu banyak macamnya (multiple intelligence), ada kecerdasan matematik, kecerdasan bahasa, kecerdasan spasial, kecerdasan musik, dan lain-lain (lebih lengkap tentang multiple intelligence dapat dibaca di sini). Namun di dalam masyarakat kita, kecerdasan anak itu cenderung dinilai hanya dari kecerdasan matematik saja. Anak yang tidak pintar matematika dianggap anak yang bodoh, padahal mungkin saja kecerdasannya bukan pada sapek itu.